Mengenal Lebih Jauh Tentang Bandara Suvarnabhumi

0

Mengenal Lebih Jauh Tentang Bandara Suvarnabhumi – Suvarnabhumi Airport merupakan salah satu dari 2 lapangan terbang global yang melayani Bangkok, Thailand. Lapangan terbang yang lain merupakan Lapangan terbang Global Don Mueang, yang ialah lapangan terbang global penting dari tahun 1924 sampai 2006 serta dialihkan pada tahun 2007 jadi hub kongsi penerbangan bertarif kecil buat Bangkok.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Bandara Suvarnabhumi

chiangraiairportthai.com – Lapangan terbang Suvarnabhumi mencakup zona seluas 3. 240 ha( 32, 4 kilometer 2; 8. 000 acre), menjadikannya salah satu lapangan terbang global terbanyak di Asia Tenggara serta hub regional buat penerbangan. Lapangan terbang ini pula ialah Pusat Pengangkutan Hawa Barang penting( tersibuk ke- 20 pada tahun 2019), yang mempunyai Alam Leluasa Lapangan terbang, dan jaringan jalur ke Koridor Ekonomi Timur( EEC) di Jalur Tol 7.

Etimologi

Julukan Suvarnabhumi merupakan bahasa Sansekerta buat tanah kencana (Devanagari:सुवर्णभूमि IAST: Suvarṇabhūmi; Suvarṇa merupakan kencana, Bhūmi merupakan tanah; dengan cara literal tanah kencana). Julukan itu diseleksi oleh almarhum Raja Bhumibol Adulyadej yang namanya tercantum Bhūmi, merujuk pada kerajaan kencana Buddhis, diperkirakan terletak di sisi timur Bengawan Gangga., bisa jadi di sesuatu tempat di Asia Tenggara.

Baca Juga : Mengenal Maskapai Penerbangan Thai Airways 

Di Thailand, statment penguasa serta museum nasional bersikukuh kalau Suvarnabhumi terletak di sesuatu tempat di tepi laut lapangan tengah, dekat kota kuno U Thong, yang bisa jadi ialah asal mula adat Dvaravati yang di- Indiakan. Walaupun klaim itu belum dibuktikan, penguasa Thailand melabeli lapangan terbang terkini Bangkok Lapangan terbang Suvarnabhumi, buat memperingati adat- istiadat ini. Deskripsi” Pengocokan Lautan Susu”, Samudra manthan, di bandara

Sejarah

Lapangan terbang ini dikala ini jadi hub penting untuk Thai Airways International, Thai Smile Airways, Bangkok Airways serta Thai Vietjet Air. Ini pula berperan selaku gapura regional serta titik calo buat bermacam kongsi asing yang tersambung ke Asia, Oseania, Eropa serta Afrika. Suvarnabhumi dengan cara sah dibuka buat layanan penerbangan dalam negeri terbatas pada bertepatan pada 15 September 2006, serta dibuka buat beberapa besar penerbangan menguntungkan dalam negeri serta global pada bertepatan pada 28 September 2006.

Lapangan terbang ini terletak di tempat yang tadinya diketahui selaku Nong Nguhao( Rawa Kobra) di Racha Thewa di Abang Phli, provinsi Samut Prakan dan area Abang Belok, Lat Krabang, Abang Na serta Prawet di bagian timur Bangkok, dekat 25 km( 16 mil) dari pusat kota. Gedung halte didesain oleh Helmut Jahn dari Murphy/ Jahn Architects. Itu dibentuk paling utama oleh ITO JV. Lapangan terbang ini mempunyai tower pengawasan berdiri leluasa paling tinggi di bumi( 132, 2 m ataupun 434 kaki) dari tahun 2006 sampai 2014, serta bangunan tunggal terbanyak keempat di duniaterminal lapangan terbang( 563. 000 m persegi ataupun 6. 060. 000 kaki persegi).

Suvarnabhumi merupakan lapangan terbang tersibuk ke- 17 di bumi lapangan terbang tersibuk kesebelas di Asia, serta tersibuk di negeri ini, sehabis menanggulangi 60 juta penumpang pada tahun 2017, serta pula ialah pusat barang hawa penting, dengan keseluruhan 95 kongsi. Di jejaring sosial, Suvarnabhumi merupakan web sangat terkenal di bumi buat mengutip gambar Instagram pada tahun 2012.

Lapangan terbang ini memperoleh isyarat lapangan terbang, BKK, dari Don Mueang sehabis lapangan terbang tadinya mengakhiri penerbangan menguntungkan global. Jalur tol 7 mengaitkan lapangan terbang, Bangkok, serta wilayah pantai timur pabrik berat di Thailand, di mana beberapa besar manufaktur ekspor berjalan. Zona check- in global di Lapangan terbang Suvarnabhumi di Bangkok, diamati dari lantai atas Auditorium kepergian Zona main, bertajuk Wonder World, di ruang menunggu kepergian lapangan terbang Suatu vaksinasi pusat, dalam lapangan terbang, sudah bekerja semenjak 2021.

Pembelian tanah, langkah dini arsitektur awal

Keinginan hendak lapangan terbang terkini diakui pada tahun 1973 kala 8. 000 hektar tanah dibeli 40 km sisi timur Bangkok. Web itu, yang diketahui selaku Rawa Cobra, dikeringkan serta diberi julukan Suvarnabhumi, yang berarti” alam kencana”. Pada bertepatan pada 14 Oktober 1973, keluhan yang dipandu mahasiswa menimbulkan penggulingan rezim tentara Kesatu Menteri Thanom Kittikachorn serta cetak biru itu ditangguhkan.

Sehabis serangkaian pasang mundur, industri” Lapangan terbang Global Bangkok Terkini”( NBIA) dibangun pada tahun 1996. Sebab ketidakstabilan politik serta ekonomi, paling utama darurat finansial Asia tahun 1997, arsitektur tidak diawali hingga 6 tahun setelah itu pada Januari 2002. oleh penguasa Thaksin Shinawatra.

Uji lapangan terbang, serta awal resmi

Lapangan terbang itu hendak dibuka pada akhir 2004, namun serangkaian pembengkakan perhitungan, kekurangan arsitektur, serta dakwaan penggelapan mengusik cetak biru itu. Janji lebih lanjut diakibatkan oleh temuan kalau lapangan terbang sudah dibentuk di atas makam berumur. Pekerja arsitektur yang yakin dongeng berterus terang sempat memandang makhluk halus di situ. Pada bertepatan pada 23 September 2005, daulat lapangan terbang Thailand melangsungkan seremoni di mana 99 biarawan Buddha mendendangkan jampi- jampi buat meredakan arwah.

Uji penuh lapangan terbang berjalan pada bertepatan pada 3 serta 29 Juli 2006. 6 kongsi penerbangan— Thai Airways International, Nok Air, Thai Air Asia, Bangkok Airways, PBair, serta One- Two- GO— memakai lapangan terbang ini selaku pos buat 2 puluh penerbangan dalam negeri. Penerbangan percobaan global awal dicoba pada 1 September 2006. 2 pesawat Thai Airways, suatu Boeing 747- 400 serta suatu Airbus A300- 600, dengan cara berbarengan pergi dari lapangan terbang pada jam 09: 19 mengarah Singapore serta Hong Kong. Jam 15: 50 pesawat yang serupa melambung kembali serta melaksanakan pendaratan simultan di alas pacu 19L serta 19R. Percobaan coba penerbangan ini membuktikan kesiapan lapangan terbang menanggulangi kemudian rute.

Pada bertepatan pada 15 September 2006, lapangan terbang mengawali pembedahan setiap hari terbatas dengan Jetstar Asia Airways melaksanakan 3 penerbangan Singapore ke Bangkok. Bangkok Airways alih ke lapangan terbang pada 21 September. AirAsia serta Thai AirAsia menyusul pada 25 September serta pada 26 September Nok Air alih ke Lapangan terbang Suvarnabhumi. Sepanjang tahap dini ini, dan dalam uji tadinya, lapangan terbang memakai isyarat IATA sedangkan NBK.

Suvarnabhumi sah dibuka pada jam 03: 00 pada bertepatan pada 28 September 2006, mengutip ganti seluruh penerbangan dari Don Mueang. Penerbangan awal yang datang merupakan penerbangan Lufthansa Cargo LH8442 dari Mumbai pada 03: 05. Kehadiran menguntungkan awal merupakan Japan Airlines pada 03: 30. Kehadiran penumpang awal merupakan penerbangan Aerosvit VV171 dari Kyiv pada jam 04: 30, serta kepergian barang awal merupakan penerbangan Saudi Arabian Airlines SV- 984 ke Riyadh pada jam 05: 00. Aerosvit pula mempunyai kepergian penumpang awal( VV172 ke Kyiv) dekat jam 05: 30.

Kesusahan awal

Kesusahan dikabarkan dalam sebagian hari awal pembedahan lapangan terbang. Pada hari awal saja, penindakan muatan yang lamban merupakan perihal biasa—kedatangan penumpang awal oleh Aerosvit menginginkan durasi satu jam sampai muatan mulai pergi, serta sebagian penerbangan tidak menghasilkan muatan apalagi sehabis 4 jam. Penerbangan tertunda( Thai Airways mengklaim kalau 17 dari 19 penerbangan ditunda hari itu), serta terdapat kekalahan dengan sistem check- in. Permasalahan selanjutnya tercantum kekalahan sistem pc barang, serta kediaman kepergian menunjukkan data yang salah, menyebabkan penumpang bimbang( paling utama sebab tidak semacam Don Mueang, tidak terdapat” panggilan terakhir” yang dikeluarkan).

Berbulan- bulan sehabis pembukaannya, permasalahan kemacetan, mutu arsitektur, kediaman julukan, penyediaan sarana, serta penyusutan tanah lalu mengusik cetak biru, mendesak jeritan buat membuka kembali Don Mueang buat membolehkan koreksi dicoba. Opini para pakar amat bermacam- macam hal luasnya permasalahan Suvarnabhumi dan pangkal perkaranya. Beberapa besar kongsi melaporkan kalau kehancuran lapangan terbang minimun. Setelah itu Kesatu Menteri Surayud Chulanont membuka kembali Don Mueang buat penerbangan dalam negeri dengan cara ikhlas pada 16 Februari 2007, dengan 71 penerbangan mingguan awal mulanya dipindahkan, namun tidak terdapat penerbangan global.

Permasalahan kapasitas serta keamanan

Permasalahan aspal

Pada bulan Januari 2007, sisa cakra ditemui di alas pacu di Suvarnabhumi. Alas pacu timur dijadwalkan ditutup buat koreksi. Opini para pakar bermacam- macam hal pemicu sisa cakra itu. Daulat lapangan terbang serta perwakilan kongsi melaporkan kalau lapangan terbang sedang nyaman serta menyangkal anjuran kalau lapangan terbang wajib ditutup seluruhnya serta seluruh penerbangan dipindahkan kembali ke Don Mueang.

Pada 27 Januari 2007, Unit Perhubungan Hawa menyangkal menginovasi akta keamanan lapangan terbang, yang sudah habis era berlakunya satu hari tadinya. The ICAO mewajibkan lapangan terbang global lalu bos hawa akta keamanan, namun Suvarnabhumi lalu bekerja sebab keinginan ICAO belum diadopsi selaku bagian dari hukum Thailand.

Pada dini 2016, permasalahan aspal senantiasa terdapat di Suvarnabhumi. Soft spot di zona tarmac, taxiway, serta apron belum diperbaiki dengan cara permanen. Pesawat terperangkap di dataran lunak yang ialah hasil dari materi di dasar standar.” Pelapisan balik aspal, taxiway, serta zona apron yang konsisten dengan aspal merupakan pemecahan sumbat bordir yang tidak bisa diperoleh. Kita betul- betul menginginkan pemecahan” batu”,” tutur Tony Tyler, ketua jenderal serta CEO IATA.

Konsep membuka kembali Don Mueang buat penerbangan domestik

Pada Januari 2007, Thai Airways memublikasikan konsep buat memindahkan sebagian pembedahan domestiknya kembali ke Lapangan terbang Global Don Mueang sebab kepadatan. 3 hari setelah itu, Departemen Perhubungan mengusulkan awal sedangkan Don Mueang sedangkan profesi koreksi di alas pacu di Suvarnabhumi dilanjutkan. Pada dikala itu, Thai Airways berkata hendak alihkan beberapa besar penerbangan domestiknya kembali ke Don Mueang sembari menjaga penerbangan dengan koneksi penumpang global yang besar semacam Chiang Mai serta Phuket di Suvarnabhumi.

Pada bertepatan pada 28 Maret 2009, Thai Airways mengakhiri seluruh penerbangan dalam negeri dari Don Mueang. Bangkok Airways serta One- Two- GO Airlines mempunyai konsep seragam, namun Bangkok Airways senantiasa terletak di Suvarnabhumi. Thai AirAsia berkata tidak hendak alih melainkan bila bisa mengganti pembedahan global serta domestiknya, mendesak mereka buat bermukim di Suvarnabhumi buat sedangkan durasi. Nok Air serta PBair belum diputuskan, namun Nok Air setelah itu memindahkan seluruh penerbangan ke Don Mueang, tempat mereka bekerja hari ini.

Baca Juga : Mengetahui Tentang Bandara Internasional Chiang Rai

Pada Januari 2010, cuma Nok Air serta One- Two- GO yang melaksanakan penerbangan dalam negeri dari Lapangan terbang Don Mueang. PBair sudah mengakhiri pembedahan serupa sekali. One- Two- GO diintegrasikan ke dalam Orient Thai Airlines pada Juli 2010, namun lalu bekerja dari Lapangan terbang Don Mueang. Mulai 1 Oktober 2012 Air Asia sudah memindahkan seluruh operasinya di Bangkok ke Lapangan terbang Global Don Mueang( DMK) dari Lapangan terbang Suvarnabhumi( BKK).

Koreksi serta peningkatan

Lapangan terbang Thailand menciptakan kalau bayaran buat membenarkan 60 permasalahan yang teridentifikasi di lapangan terbang hendak kurang dari satu persen dari keseluruhan bayaran penerbangan serta permasalahan itu bisa diperbaiki sampai 4 sampai 5 tahun. Dokter Narupol Chaiyut, badan panitia yang memantau permasalahan layanan di lapangan terbang terkini, berspekulasi kalau 70 persen permasalahan hendak diperbaiki pada 2007. 2 puluh dari 60 permasalahan sukses diperbaiki pada Februari 2007.

Konsep arsitektur

Asbes halte penting Lapangan terbang Suvarnabhumi didesain dengan bagian sistemis serta teluk yang ditempatkan dalam wujud kantilever, semacam gelombang supaya nampak” membendung” di atas concourse di bawahnya. Prinsip konsep totalitas ini merupakan buat mengekspresikan akar web tadinya, dari mana air wajib dikeringkan saat sebelum arsitektur bisa diawali. 8 bagan batang agregat seberat 2. 710 ton yang menopang atap halte penting pada dasarnya merupakan bagan momen elastis yang bertugas padanya, dengan daya terbanyak di tengah uraikan serta di atas pijakan.

Hasil dari visi Helmut Jahn merupakan suatu bentuk dengan material kemampuan yang dihidangkan dalam aransemen totalnya serta lebih banyak dipakai dari kedudukan konvensionalnya. Ini mengoptimalkan pemakaian siang hari dalam kenyamanan dengan pengiritan bayaran daur hidup tenaga yang kasar. Sistem penyejuk yang terpasang menurun sampai 50 persen dibanding dengan sistem konvensional. Suatu jaringan bocor penglihatan dengan 3 susunan dibesarkan buat melerai antara hawa bidang dalamnya serta bidang luar, menanggulangi transmisi keributan serta temperatur, sedangkan sedang membolehkan gerakan natural sinar mentari ke dalam gedung bersama dengan panorama alam hijau di luar.

Tingkatan bandara

Lapangan terbang ini mendiami tingkatan no 48 di antara 100 lapangan terbang paling atas bumi pada tahun 2020. Lapangan terbang ASEAN yang lain pada tahun 2020 menemukan tingkatan: Lapangan terbang Changi Singapore, 1; Lapangan terbang Global Kuala Lumpur, 63; Jakarta, 35; Hanoi, 87. Suvarnabhumi mendiami tingkatan 46 pada 2019, 38 pada 2017 serta 36 pada 2016.[43] Bagi Institut Riset Pengembangan Thailand( TDRI) pada 2018, tingkatan lapangan terbang tidak pulih sepanjang 6 tahun terakhir. Keluhkesah klien mencakup: durasi menunggu imigrasi yang lama; permasalahan kamar hari transit; jumlah bangku serta tempat pengisian energi telepon yang tidak memenuhi; karyawan berbicara Inggris yang tidak mencukupi; serta bentuk data yang kurang baik.

Acara

Pada bertepatan pada 25 Januari 2007, sebab profesi kenaikan taxiway yang hadapi retakan kecil, sebagian penerbangan masuk ditunda serta sebagian penerbangan dialihkan dengan nyaman ke Lapangan terbang Global U- Tapao di Provinsi Rayong.

Pada bertepatan pada 26 November 2008, pendudukan lapangan terbang dengan cara bawah tangan dicoba oleh Federasi Orang buat Kerakyatan, menutup ruang kepergian serta memblokir pintu pergi serta menimbulkan nyaris 3. 000 penumpang terdampar di halte penting serta 350. 000 yang lain terdampar di dalam negara, sebab seluruh penerbangan dihentikan. Federasi Orang buat Kerakyatan meregang tower pengawasan pada jam 12: 00.

Pada bertepatan pada 2 Desember 2008, pengunjuk rasa sepakat buat meninggalkan lapangan terbang sebab mereka sudah menentang dengan cara bawah tangan serta memperbolehkan dimulainya kembali penerbangan. Pengecekan keamanan, eliminasi, serta sertifikasi balik sehabis pendudukan bawah tangan selesai membuat lapangan terbang tidak berperan penuh sampai 5 Desember 2008.

Pada Januari 2021, seseorang juru mudi mengemudikan mobilnya lewat gapura keamanan serta ke alas di lapangan terbang dikala lagi dipakai. Belum lama terbongkar kalau juru mudi terletak di dasar akibat metamfetamin serta salah kelok.

Related Posts

© All Right Reserved
Proudly powered by WordPress | Theme: Shree Clean by Canyon Themes.